Grammy Awards, Penghargaan Untuk Karya Musik Dunia

Grammy Awards, Penghargaan Untuk Karya Musik Dunia

Siapakah yang belum pernah mendengar kata Grammy Awards? Penghargaan Grammy atau dalam bahasa Inggris yang lebih dikenal dengan istilah Grammy Awards merupakan sebuah penghargaan yang diberikan kepada orang-orang yang memiliki karya-karya yang hebat dalam bidang industri musik. Grammy Awards diberikan oleh National Academy of Recording Arts and Science di Amerika Serikat demi menghargai sebuah karya-karya mengagumkan dari berbagai orang di penjuru dunia yang bergerak dalam bidang industri musik.

Selain menyerahkan penghargaan atas prestasi genius dalam bidang musik, pada saat Malam penganugerahan ini juga menampilkan dan mempersembahkan beberapa pertunjukkan dari artis-artis maupun penyanyi dan band terkenal. Grammy Awards ini merupakan acara tahunan, yakni acara yang digelar setiap setahun sekali diberbagai tempat yang telah ditentukan. Grammy Awards pertama kali digelar pada tahun 1959.

Lebih tepatnya lagi pada tanggal 4 Mei 1959 di Beverly Hilton, Los Angeles. Pada acara Grammy Awards yang pertama tersebut, terdapat 28 kategori yang masing-masing akan melahirkan seorang pemenang. Pada saat itu, sebuah lagu milik penyanyi asal Italia memenangkan penghargaan song of the year. Walaupun merupakan sebuah acara yang besar dan bergengsi, Grammy Awards baru ditayangkan di televisi 13 tahun kemudian. Ya, acara Grammy Awards yang ke-13 lah merupakan acara perdana Grammy Awards yang ditayangkan di televisi. Pada waktu itu, yang menayangkan adalah channel Hollywood Palladium. Sejak saat itu, barulah Grammy Awards terus menjadi tontonan dunia.

Baca juga : PENERIMA PENGHARGAAN NOBEL TERMUDA

Grammy Awards hanya diselenggarakan di 3 kota saja

Ada yang unik dari acara Grammy Awards ini. Pasalnya, hanya 3 kota yang pernah dijadikan tempat untuk menyelenggarakan Grammy Awards ini. Kota-kota tersebut adalah Los Angeles, New York, dan Neshville. Pada tahun 2018, Grammy Awards telah melangsungkan malam penganugerahannya. Malam penganugerahan tersebut jatuh pada tanggal 28 Januari 2018 waktu setempat. Kota yang dipilih pun lagi-lagi satu diantara ketiga kota tersebut. Kota tersebut adalah New York, lebih tepatnya di Madison Square Garden, New York.

Tahun 2018, Grammy Awards telah menginjak usia 60 tahun. Pada Grammy Awards yang ke-60 ini, terdapat dua gerakan kampanye sosial yang sedang digembor-gemborkan. Kampanya tersebut bertajuk #MeToo dan Time’s Up. Kedua kampanye ini menaruh perhatian kepada kasus pelecehan-pelecehan seksual yang terjadi. Oleh karena itu, sebagian besar artis-artis Hollywood menggunakan pakaian berwarna putih dan membawa setangkai mawar merah sebagai bentuk kepedulian dan perhatian mereka kepada kampanye sosial tersebut.

Sayangnya, pada acara Grammy Awards ke-60 ini, ada beberapa nama penyanyi dunia yang absen dan tidak terlihat batang hidungnya sama sekali. Mereka adalah Justin Bieber, Taylor Swift, Lorde, Justin Timberlake, hingga Ed Sheeran. Padahal penyanyi-penyanyi tersebut tidak pernah absen untuk menghadiri Grammy Awards yang sebelum-sebelumnya.

Pada setiap tahunnya, Grammy Awards terus memperbaiki diri dan memberikan yang terbaik. Jika pada acara Grammy Awards yang pertama hanya ada 28 kategori, pada acara Grammy Awards yang ke-60 telah ada kurang lebih 80 kategori. Jumlah hadirin pada Grammy Awards ke-60 ini juga sekitar 900 orang. Seluruh orang-orang tersebut datang ke Madison Square demi memperebutkan piala Grammy yang terbuat dari bahan grammium dan disebut-sebut berlapis emas 24 karat. Piala tersebut merupakan piala kecil berwarna emas, memiliki berat kurang lebih 2 kilogram berbentuk alat musik gromofon. Hanya dua orang di dunia ini yang pernah membuat piala Grammy tersebut. Salah satunya adalah John Billings yang sering disebut sebagai Grammy Man.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *